SMA LABORATORIUM PERCONTOHAN

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

terdepan dalam inovasi, layanan pendidikan dan pembelajaran

WORKSHOP SEKOLAH LABORATORIUM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Rabu, 13 Nopember 2019 ~ Oleh Fajar Amufatullah ~ Dilihat 47 Kali

Badan Penyelenggara Sekolah (BPS) Laboratorium Universitas Pendidikan Indonesia menggelar kegiatan workshop dengan tema “Optimalisasi Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan” pada hari jum’at 25 Oktober 2019 di Hotel Travello Bandung. Kegiatan workshop ini dihadiri oleh Rektor UPI Prof Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si., Wakil rektor Bidang Perencanaan dan Pengembangan Sistem Informasi Prof. Dr. H. Aim Abdulkarim, M. Pd. Wakil Dekan, Direktur UPI Kampus daerah dan seluruh kepala sekolah guru beserta staf sekolah laboratorium Universitas Pendidikan Indonesia baik dari kampus Bumi Siliwangi dan kampus daerah (Cibiru, Purwakarta, Tasik, dan Serang) dengan jumlah peserta sebanyak 342 orang.

Acara ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M. Si. Dalam kesempatan itu kepala BPS yaitu Dr. Prayoga Bestari, M. Si melaporkan beberapa perkembangan sekolah laboratorium UPI . Dalam kesempatan yang sama juga Rektor telah memberikan apresiasi Komite Teladan kepada, Komite SD laboratorium UPI Kampus Tasik yaitu dr. Asep Indah Wuddi Arif, Sp. An dan ketua Komite SMP laboratorium UPI Kampus Cibiru Hariman Surya Siregar, M. Pd. Lalu penghargaan juga diberikan kepada guru purna bakti TK laboratorium UPI Kampus Bumi Siliwangi yaitu Dede Suryati, B.A yang sudah mengabdi selama 32 tahun.

Dalam workshop kali ini yang menjadi narasumber diantaranya yang pertama adalah Wakil kepala BPS Bidang Akademik Labschool YP-UNJ yaitu Dr. Achmad Husen, M. Pd, narasumber kedua orang tua siswa dan mantan guru labschool yang sekarang menjadi Dosen UNJ yaitu Yasnita Yasin, S. Pd., M. Si, narasumber ketiga adalah ahli dalam bidang digital yaitu Luthfan Adhy Lesmana, S.T, terakhir narasumber keempat adalah salah satu staf pengembang BPS Labschool UPI yaitu Eri Kurniawan, M.A., Ph. D yang berbicara mengenai billingual.

Materi yang disampaikan dalam workshop kali ini berkaitan dengan bagaimana peran Badan Penyelenggara Sekolah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah dan kualitas tenaga pendidik supaya peserta didik dapat meraih hasil maksimal dari segi akademik, sikap dan psikomotor selama mengenyam pendidikan di sekolah laboratorium. Materi yang disampaikan juga berkaitan dengan perspektif seberapa yakin orang tua dalam menempatkan putra putrinya untuk belajar di sekolah laboratorium yang memang lebih unggul di banding dengan sekolah umum. Inovasi teknologi visual juga menjadi materi yang disampaikan dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran melalui aplikasi Augmentasi Kurikulum Pendidikan dengan pendekatan Digital Learning yang memanfaatkan perangkat Virtual Reality, Augmented Reality, dan 3D Printer. Materi terakhir yang disampaikan dalam workshop adalah pembelajaran dua bahasa (billingual) yang harus mulai diterapkan pada semua peserta didik Sekolah Laboratorium UPI. Diharapkan nantinya semua guru ikut membimbing peserta didik sehingga dapat terbiasa menggunakan bahasa inggris dalam setiap pembelajaran dan kegiatan di sekolah.

Semua materi yang disampaikan dalam workshop akan dapat diaplikasikan oleh sekolah laboratorium UPI jika semua pihak ikut mendukung baik dari pengelolaan sekolahnya yaitu BPS dan tenaga pendidiknya dalam hal ini guru, sehingga optimalisasi kinerja guru dan tenaga kependidikan membuahkan hasil yang nyata. Tantangan teknlogi yang semakin berkembang pesat dan daya dukung pemerintah dalam dunia pendidikan juga harus dapat dimaksimalkan sebaik mungkin. (Estu Supriyadi)

  1. TULISAN TERKAIT